pranoto mongso

Senin, 30 April 2012

PERTEMUAN RUTIN KTNA KECAMATAN PARAKAN DIHADIRI OLEH WAKIL BUPATI

SELASA, 24 APRIL 2012
Bertempat di Desa Traji Kecamatan Parakan, tepatnya di Balai Desa tempat dilaksanakanya pertemuan rutin Kontak Tani Nelayan Andalan se Kecamatan Parakan, Dalam Pertemuan ini dihadiri sekitar 60 orang peserta yang terdiri dari Pengurus KTNA, Anggota KTNA, Gapoktan , Forum Wanita Tani, KWT, dan Kelompok tani Se Kecaatan Parakan. Suasana ramai mulai pukul 13.00 Wib karena para peserta mulai menempati kursi undangan, dan dengan diikuti mengisi daftar hadir pertemuan. Sedangkan para penerima tamu pun mulai merasa sibuk dengan datangnya undangan dari berbagai pihak. Dalam pertemuan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Temanggung, Kepala Bapeluh, Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Kepala Dintanbunhut, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Camat Parakan dan Rombongan Wabup. Acara pertama dimulai dengan dibukanya pertemuan oleh pembawa acara yang menghaturkan susunan acara yang akan dilaksanakan pada pertemuan KTNA ini. Selanjutnya Acara dimulai dengan sambutan - sambutan dari Ketua KTNA yaitu sdr. Rizani, SH yang dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan KTNA di Kecamatan Parakan selama ini sangat padat srhingga dalam kedepannya dapat lebih di fasilitasi oleh pemerintah Kabupaten. Dalam sambutanini Ketua KTNA mengungkapkan bahwa Semua pebgurus diharap keaktifannya dalam mendukung program - program pertanian yang ada, sehingga dapat disampaikan kepada seluruh masyarakat ataupun kelompok tani di Desa masing - masing sehingga dapat merasakan manafaatnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam pidato dari Pejabat -pejabat yang hadir, antara lain Bapak Wakil Bupati secara langsung memberikan pengarahan untuk pengurus harus tetap semangat dalam menjalankan organisasi segala organisasi dan tentunya dengan niat ibadah maka semuanya akan berjalan dengan lancar. Selanjutnya sambutan oleh Kepala Bapeluh yang menyampaikan bahwa setiap program yang berkaitan dengan sektor pertanian akan diutamakan, terutama mengenai pemberdayaan masyarakat tani/ kelompok tani. dan untuk mendukung itu semua maka peran penyuluh dilapangan sangat diperlukan dalam pendampingan teknologi yang akan disampaikan kepada kelompok tani yang ada. Dengan adanya pertemuan ini akan diperoleh suatu solusi atau pemecahan masalah yang ada, seperti disampaikan oleh perwakilan pengurus Dari Forum wanita tani, bahwa kalau bisa dilaksanakan pertemuan rutin KTNA setiap bulannya sehingga akan lebih intensif dan mempercepat alih informasi dan teknologi ke tingkat petani, mengingat KTNA adalah perwakilan / aktivis yang telah mempunyai keahlian dibidang masing - masing.setelah acara berlangsung selama 2 jam maka ditutuplah seluruh rangkaian kegiatan pertemuan rutin tersebut. (mzt14n)

Senin, 23 April 2012

Gebyar Agribisnis Perdesaan Kabupaten Temanggung

Gebyar Agribisnis Perdesaan Kabupaten Temanggung Sabtu - Minggu, 21-22 April 2012
Dalam rangka Gebyar Agribisnis Perdesaan Se Kabupaten Temanggung yang dilaksanakan selama 2 hari bertempat di pendopo dan alun – alun Temanggung, Dengan rangkaian kegiatan hari pertama yaitu lomba cerdas cermat diikuti oleh Gapoktan Wakil dari 20 Kecamatan se Kabupaten Temanggung. Acara Lomba Cerdas Cermat dimulai pukul 08.00 Wib dengan dibuka oleh panitia. Dengan semangat para peserta diiringi tepuk tangan meriah dari supporter yang dating untuk mendukung acara tersebut. Merupakan hari yang cerah , pada sabtu pagi tersebut dan acara dimulai dengan pembacaan tata tertib lomba oleh pembawa acara dari panitia, selanjutnya dimulai tahap pertama yaitu seleksi dengan soal tertulis seputar pertanian dan perkoperasian. Dalam seleksi tahap pertama ini diperoleh 5 gapoktan Kecamatan yaitu dari Kecamatan Parakan , Kedu, Pringsurat, Kranggan, Kaloran. Dari ke-5 Kecamatan tersebut diseleksi lagi menjadi 3 besar yaitu Kecamatan Parakan , Kecamatan Kedu, Kecamatan Pringsurat. Dalam seleksi Final ini dibagi menjadi babak wajib, lemparan & babak rebutan, semakin siang waktu terus berjalan dan semakin ramai pula dukungan supporter untuk mendukung para finalis. Hasil prolehan nilai Juara 1 Pringsurat dengan nilai 1000 , Juara 2 Kecamatan Kedu dengan nilai 660, Juara 3 Kecamatan Parakan dengan nilai 530. Acara pada minggu, 22 April 2012 dilanjutkan dengan gerak jalan santai diikuti oleh seluruh gapoktan dan LKMA se Kabupaten Temanggung dan pameran LKMA dari semua Kecamatan. Dalam pameran ini Kecamatan Parakan mengusung tema berkaitan dengan hari kartini dan pemanfaat modal dari PUAP. Berbagai macam produk olahan dari KWT dan Poktan yang ada di Kecamatan Parakan antara lain Grubi Talas dari KWT Gemah Ripah Desa Nglondong, Kerupuk Ketan dan kerajinan tangan Dari KWT Dewi Sri Desa Caturanom, Abon lele, Kerupuk kulit ikan Dari KWT Sejahtera Desa Dangkel, Ceriping telo, pelok dari KWT Mekar Sejahtera Desa MAndisari, Rengginan Dari KWT Mandiri Desa Campursalam, Beras LDPM, Keripik nila, Kripik kacang ijo, Dari KWT Sekar Aji Desa Traji, Krupuk tahu,Stik talas, kripik pisang, tempe kripik Dari KWT Sari Tani Indah Desa Bagusan, Pipis Kopyor, jenang jail, Bronis telo, KWT Al Husna Parakan wetan, tahu pong, rambak, ubi ungu, alen- alen,slondok loncang, gadung, keripik sukun, pothil, sale pisang, kripik tela arambat, kripik jamur, dari KWT Watukumpul, Brambang dari KWT Mekar Sari dari Desa Glapansari, Nasi Urap dan Mesin Rajang tembakau dari Poktan Desa Sunggingsari. (mzt14n)

Jumat, 30 Maret 2012

rakor penyuluh jawa tengah 2012


PEMANTAPAN PERAN PENYULUH DITAHUN 2012
TEMANGGUNG, Jawa Tengah ditunjuk pemerintah pusat menjadi salah satu di antara lima provinsi model untuk sistem penyuluhan kehutanan. empat daerah lain yang ditunjuk sebagai provinsi model tersebut adalah Lampung, Kalsel, Sulsel, dan NTB.
Hal ini disampaikan Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kehutanan Kementerian Kehutanan Trisnu Danisworo dalam rakor pemantapan aksi penyuluh tingkat Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Pengayoman Temanggung, Jumat (27/01).
Menurutnya, penunjukan lima daerah tersebut sebagai provinsi model antara lain karena termasuk daerah yang mempunyai kelembagaan yang bagus, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kecamatan.
Selain itu, dikatakan, dukungan pemerintah daerah yang baik terhadap penyelenggaraan penyuluhan. “Jawa Tengah dan empat provinsi lain tersebut dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan penyuluhan cukup baik dan SDM penyuluh kehutanan sudah siap,” katanya.
Ditambahkan, provinsi model tersebut terkait dengan bagaimana menerapkan sistem penyuluhan yang baik yang sudah dibangun melalui UU Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyelenggaraan Penyuluhan, untuk menjadikan model tersebut pemerintah pusat akan mengawal penyelenggaraan penyuluhan di provinsi model itu, baik mengenai kelembagaan penyuluhan, SDM, maupun sarana prasarana yang mendukung penyuluhan dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota,”unkapnya.
Sementara menurut keterangan ketua penyelenggara rakor ini dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan program/kegiatan tahun 2011 dan persiapan sekaligus pemantapan pelaksanaan program Penyuluhan tahun 2012,
Selain itu kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan sinergitas dan sinkronisasi perencanaan dan pelaksanaan program/kegiatan penyuluhan, antara pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.
Bupati Temanggung melalui Wakilnya Ir. Budiarto, MT mengucapkan selamat datang kepada peserta rakor pemantapan aksi penyuluh tingkat Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Pengayoman Temanggung ini.
Wabub berharap, kegiatan ini mampu mewujudkan kesamaan persepsi didalam pelaksanaan pemantapan aksi penyuluhan tahun 2012 dan guna mendapatkan optimalisasi kinerja tahun 2012,"terangnya.(Humas12/Paul).www.temanggungkab.go.id

Senin, 12 Maret 2012

PANEN PADI MELIMPAH

PANEN PADI MELIMPAH
TEMANGGUNG, Produktivitas tanaman padi di Kabupaten Temanggung, tahun ini meningkat. Jika biasanya rata-rata produktivitas hanya berkisar 5,8 ton gabah kering giling per hektar, saat ini mencapai 6,4 ton per hektar.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Temanggung Sunardi dikantornya (7/3) mengatakan, saat ini dari total luas tanam 29.000 hektar, tanaman padi yang dipanen berkisar 13.000 hektar. Dia memprediksi produktivitas tanaman padi tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya 58 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektar, tahun ini diprediksi mencapai 60 ton per hektar.
“Saat ini luas panen berkisar 75 persen dari total luas tanam padi di wilayah itu.Peningkatan hasil panen ini terjadi karena kondisi cuaca saat ini mendukung dengan serangan hama dan penyakit yang relatif terkendali.
Sebelumnya, kendala yang terjadi pada awal musim tanam padi adalah bencana banjir dan longsor di bulan Desember 2011 dan awal Januari 2012. Namun, hal itu dapat teratasi karena petani langsung mengganti tanaman padi yang rusak dengan bibit tanaman baru.
Bencana alam yang terjadi pada akhir tahun 2011 dan awal tahun 2012 hanya berdampak pada mundurnya panen di sebagian daerah. Jika biasanya panen raya sudah berlangsung pada bulan Maret, tahun ini panen raya diprediksi baru terjadi pada awal atau pertengahan April. (Hms12/Edy Laks).
WWW.TEMANGGUNGKAB.GO.ID mzt!$n